Senin, 28 April 2014

BERDZIKIR SETIAP SAAT SAMBIL BERDIRI, DUDUK DAN BERBARING

Tasbih

 

Oleh Fadhil ZA
103. Maka apabila kamu telah menyelesaikan shalat(mu), ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring. Kemudian apabila kamu telah merasa aman, maka dirikanlah shalat itu (sebagaimana biasa). Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.
(An Nisa 103)
Memperhartikan firman Allah
diatas maka berdzikir mengingat Allah merupakan kegiatan utama yang harus dilakukan oleh setiap orang beriman sesudah sholat disamping aktifitas lainya yang dilakukan sehari hari. Dzikir mengingat Allah bisa dilakukan kapan saja, dimana saja sedangkan sholat merupakan salah satu kegiatan dzikir yang harus dilakukan dengan cara dan waktu yang telah ditetapkan.
Allah memerintahkan kita untuk berdzikir mengingat-Nya ketika berdiri, duduk dan berbaring, bagaimana mungkin kita dapat melakukannya? Bukankah kita banyak aktifitas lainnya yang membutuhkan energi pemikiran dan tenaga serta menyita seluruh perhatian kita?.
Paham sekuler selalu berusaha memisahkan kegiatan keagamaan dan ketuhanan dengan masalah duniawi. Ketika bekerja jangan ingat Tuhan, ketika beribadah lakukanlah dengan sungguh sungguh jangan ingat masalah dunia. Memisahkan urusan dunia dengan ibadah adalah ajaran paham sekuler. Islam mengajarkan menyatukan masalah ibadah dengan kegiatan aktifitas duniawi. Seluruh aktifitas duniawi yang dilakukan semata mata karena Allah sudah merupakan kegiatan ibadah bagi seorang Muslim. Allah tidak menjadikan Jin dan manusia semata mata untuk mengabdi dan menyembah padanya sebagaimana disebutkan dalam surat Adz Dzariyat ayat 56.
56. Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi padaKu ( Adz Dzariyat 56)

Mengigat Allah bisa dilakukan didalam hati tidak perlu dilafazkan, sebagaimana disebutkan dalam surat Al A’raaf 205:
205. Dan sebutlah (nama) Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan suara, di waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk orang orang yang lalai (Al A’raaf 205)
Karena itu tidak ada halangan bagi kita untuk mengingat Allah sambil melakukan aktifitas sehari hari. Kita bisa berdzikir mengingat Allah ketika sedang berjalan, duduk dikendaraan (mobil, kereta, pesawat), mengemudi mobil, menyelesaikan tugas kantor, sedang rapat, mengikuti seminar, mengikuti tender, menunggu dihalte bis, ruang tunggu rumah sakit, apotik dan lain sebagainya. Allah selalu menyertai dan mendampingi orang yang selalu ingat padaNya sebagaimana disebutkan dalam surat Al Baqarah 152:
152. Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku. (Al Baqarah 152)
Kita bisa membaca kalimat dzikir dan tasbih seperti la ilaha illalah, subhanallah, alhamdulillah, Allahuakbar, istighfar, atau asmaulhusna didalam hati dimanapun kita berada ketika berdiri, duduk dan berbaring. Berdialogh dengan Allah didalam hati atas berbagai masalah duniawi dan pekerjaan yang sedang kita hadapi juga sudah merupakan kegiatan dzikir mengingat Allah.
kerja-keras-12Setiap saat kita selalu menghadapi berbagai masalah dalam hidup ini, komunikasikan masalah yang kita hadapi pada Allah. Mohon petunjuk pada-Nya untuk menyelesaikan berbagai masalah yang sedang dihadapi . Berdialog dan bercakap cakap dengan Allah secara bathin sudah termasuk kegiatan dzikir mengingat Allah. Aktifitas ini merupakan kegiatan siir (tersembunyi) yang tidak diketahui oleh siapapun dikiri kanan kita.
Insya Allah dengan berdzikir mengingat Allah sepanjang waktu ketika berdiri, duduk dan berbaring semua urusan jadi mudah. Syetan juga segan dan tidak mampu mengganggu orang yang selalu dzikir mengingat Allah setiap saat. Jangan pisahkan urusan dunia dengan urusan akhirat serta ibadah pada Allah.Jadikan seluruh aktifitas dan kegiatan kita sehari hari sebagai ibadah pada Allah. Dunia adalah jalan untuk menuju kehidupan akhirat. Memisahkan urusan dunia dengan akhirat hanya ada pada paham sekuler.
Biasakan berdzikir dengan menyebut nama Allah didalam hati dimanapun berada. Bisa juga berdzikir dengan membaca ayat-ayat Qur’an yang berisi nasihat seperti surat Al Baqarah 153, atau Ali Imran 160 didalam hati secara berulang ulang, hingga terasa mantap didalam hati. Tentu saja tidak mudah melakukan kegiatan tersebut jika tidak dilatih dan dibiasakan setiap hari.
Popularity: unranked [?]

0 komentar :

Posting Komentar