BERDZIKIR SETIAP SAAT SAMBIL BERDIRI, DUDUK DAN BERBARING
![]() | |
| Tasbih |
Oleh Fadhil ZA
103. Maka apabila kamu telah menyelesaikan shalat(mu), ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring.
Kemudian apabila kamu telah merasa aman, maka dirikanlah shalat itu
(sebagaimana biasa). Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu yang
ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.
(An Nisa 103)
Memperhartikan
firman Allah
diatas maka berdzikir mengingat Allah merupakan kegiatan utama yang harus dilakukan oleh setiap orang beriman sesudah sholat disamping aktifitas lainya yang dilakukan sehari hari. Dzikir mengingat Allah bisa dilakukan kapan saja, dimana saja sedangkan sholat merupakan salah satu kegiatan dzikir yang harus dilakukan dengan cara dan waktu yang telah ditetapkan.
diatas maka berdzikir mengingat Allah merupakan kegiatan utama yang harus dilakukan oleh setiap orang beriman sesudah sholat disamping aktifitas lainya yang dilakukan sehari hari. Dzikir mengingat Allah bisa dilakukan kapan saja, dimana saja sedangkan sholat merupakan salah satu kegiatan dzikir yang harus dilakukan dengan cara dan waktu yang telah ditetapkan.
Allah
memerintahkan kita untuk berdzikir mengingat-Nya ketika berdiri, duduk
dan berbaring, bagaimana mungkin kita dapat melakukannya? Bukankah kita
banyak aktifitas lainnya yang membutuhkan energi pemikiran dan tenaga
serta menyita seluruh perhatian kita?.
Paham
sekuler selalu berusaha memisahkan kegiatan keagamaan dan ketuhanan
dengan masalah duniawi. Ketika bekerja jangan ingat Tuhan, ketika
beribadah lakukanlah dengan sungguh sungguh jangan ingat masalah dunia.
Memisahkan urusan dunia dengan ibadah adalah ajaran paham sekuler. Islam
mengajarkan menyatukan masalah ibadah dengan kegiatan aktifitas
duniawi. Seluruh aktifitas duniawi yang dilakukan semata mata karena
Allah sudah merupakan kegiatan ibadah bagi seorang Muslim. Allah tidak
menjadikan Jin dan manusia semata mata untuk mengabdi dan menyembah
padanya sebagaimana disebutkan dalam surat Adz Dzariyat ayat 56.
56. Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi padaKu ( Adz Dzariyat 56)
Mengigat Allah bisa dilakukan didalam hati tidak perlu dilafazkan, sebagaimana disebutkan dalam surat Al A’raaf 205:
205.
Dan sebutlah (nama) Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan
rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan suara, di waktu pagi dan
petang, dan janganlah kamu termasuk orang orang yang lalai (Al A’raaf
205)
Karena
itu tidak ada halangan bagi kita untuk mengingat Allah sambil melakukan
aktifitas sehari hari. Kita bisa berdzikir mengingat Allah ketika
sedang berjalan, duduk dikendaraan (mobil, kereta, pesawat), mengemudi
mobil, menyelesaikan tugas kantor, sedang rapat, mengikuti seminar,
mengikuti tender, menunggu dihalte bis, ruang tunggu rumah sakit, apotik
dan lain sebagainya. Allah selalu menyertai dan mendampingi orang yang
selalu ingat padaNya sebagaimana disebutkan dalam surat Al Baqarah 152:
152.
Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu,
dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku. (Al Baqarah 152)
Kita
bisa membaca kalimat dzikir dan tasbih seperti la ilaha illalah,
subhanallah, alhamdulillah, Allahuakbar, istighfar, atau asmaulhusna
didalam hati dimanapun kita berada ketika berdiri, duduk dan berbaring.
Berdialogh dengan Allah didalam hati atas berbagai masalah duniawi dan
pekerjaan yang sedang kita hadapi juga sudah merupakan kegiatan dzikir
mengingat Allah.
Insya
Allah dengan berdzikir mengingat Allah sepanjang waktu ketika berdiri,
duduk dan berbaring semua urusan jadi mudah. Syetan juga segan dan tidak
mampu mengganggu orang yang selalu dzikir mengingat Allah setiap saat.
Jangan pisahkan urusan dunia dengan urusan akhirat serta ibadah pada Allah.Jadikan seluruh aktifitas dan kegiatan kita sehari hari sebagai ibadah pada Allah. Dunia adalah jalan untuk menuju kehidupan akhirat. Memisahkan urusan dunia dengan akhirat hanya ada pada paham sekuler.
Biasakan berdzikir dengan menyebut nama Allah didalam hati dimanapun berada. Bisa juga berdzikir dengan membaca ayat-ayat Qur’an
yang berisi nasihat seperti surat Al Baqarah 153, atau Ali Imran 160
didalam hati secara berulang ulang, hingga terasa mantap didalam hati.
Tentu saja tidak mudah melakukan kegiatan tersebut jika tidak dilatih dan dibiasakan setiap hari.
Popularity: unranked [?]
00.47
Unknown

Posted in
0 komentar :
Posting Komentar